365 Thankful Days Project – Day 88 : Malaikat Juga Tahu
Saya, termasuk orang yang sangat menyukai kata-kata dan kalimat. Tapi belum punya kemampuan untuk menguntainya dengan benar.
Tapi Dee (Dewi Lestari), bisa entah dari mana menyusun kata-kata dalam buku-buku dan lirik-lirik lagunya. Tapi saya pernah membaca suatu kutipan bahwa ia pernah berkata, bukan saya yang mencari ide atau inspirasi tapi inspirasi itu sendiri yang mendatangi saya. Aneh kan.
I was amazed by these lyrics from “Malaikat Juga Tahu” , by Dee. Lirik ini bercerita tentang cinta seorang ibu pada anaknya.
Lelahmu jadi lelahku juga
Bahagiamu bahagiaku pasti
Berbagi takdir kita selalu
Kecuali tiap kau jatuh hati
Kali ini hampir habis dayaku
Membuktikan padamu ada cinta yang nyata
Setia hadir setiap hari
Tak tega biarkan kau sendiri
Meski seringkali kau malah asyik sendiri
Karena kau tak lihat terkadang malaikat
Tak bersayap tak cemerlang tak rupawan
Namun kasih ini silakan kau adu
Malaikat juga tahu siapa yang jadi juaranya
Hampamu tak kan hilang semalam
Oleh pacar impian
Tetapi kesempatan untukku yang mungkin tak sempurna
Tapi siap untuk diuji
Kupercaya diri.. Cintakulah yang sejati
Namun tak kau lihat terkadang malaikat
Tak bersayap tak cemerlang tak rupawan
Namun kasih ini silakan kau adu
Malaikat juga tahu siapa yang jadi juaranya
Kau selalu meminta tuk terus kutemani
Engkau selalu bercanda andai wajahku diganti
Relakan ku pergi.. Karna tak sanggup sendiri
Namun tak kau lihat terkadang malaikat
Tak bersayap tak cemerlang tak rupawan
Namun kasih ini silakan kau adu
Malaikat juga tahu.. Aku kan jadi juaranya
365 Thankful days Project – Day 59 : Tipping Point Keong Racun
Ini hebatnya tinggal di Indonesia, hanya perlu sedikit kreatifitas saja untuk menimbulkan kehebohan nasional. Mumpung masih hangat, saya ingin ikut mengomentari geger nasional yang ditimbulkan oleh dua cewek manis centil dari Bandung tahun ini : Jojo dan Shinta.
Fenomena yang terjadi pada lagu Keong Racun yang mereka bawakan secara Lyp Sinc adalah sebuah Tipping Point. Tipping Point adalah saat sesuatu yang sudah lama ada tiba-tiba berubah seketika, apakah itu menjadi terkenal mendadak atau membuat perubahan besar-besaran.
Di tangan penyayi sebelumnya, lagu ini bahkan hampir tidak dikenal sama sekali. Kalau pun terdengar, bagi sebagian besar orang, bahkan termasuk saya, akan menganggapnya sebagai lagu dangdut dengan syair dan irama yang, maaf, agak norak.
Tapi begitu lagu ini pada akhirnya kedapatan dinyanyikan oleh dua mahasiswi yang manis-manis dengan gaya yang cuek dan kocak, Boom…, si keong berhasil meracuni orang-orang di Indonesia.
Tiga hal penting yang menyebabkan Tipping Point bisa terjadi adalah :
1. Adanya para penghubung atau konnektor.
Konnektor atau penghubung ini, adalah orang-orang yang biasanya punya pengaruh dan sangat karismatik sehingga apa pun yang ia katakan maka akan cepat tersebar. Dalam kasus Jojo dan Shinta, ada Charlie dari ST 12 yang berperan sebagai konnektor.
2. Faktor Kelekatan
Tidak seperti penyanyi aslinya, Jojo dan Shinta memiiiki faktor kelekatan, karena mereka mencerminkan anak-anak muda dewasa ini, lucu, cuek dan tahu memanfaatkan teknologi yang sedang berkembang.
3. Kekuatan Konteks
Agak bingung juga mendeskripsikan, kekuatan konteks dari fenomena Keong Racun ini. Kekuatan konteks bisa saja ada pada syair dan irama dangdut kocaknya dan dibawakan secara kocak juga oleh dua mahasiswi iseng. Atau mungkin juga karena sebelumnya berita yang meledak akibat penyebaran di internet itu begitu memuakkan, sehingga begitu ada sesuatu yang fresh dan lucu, maka orang-orang pun dengan cepat menerimanya.
What to thank dari fenomena ini ? Itulah indahnya tinggal di Indonesia, bangsanya begitu dinamis meskipun kadang dengan cara yang aneh.
Sori sori sori Jek,
Jangan remehkan aku
Sori sori sori Bang,
Ku bukan cewek murahaaaan
365 Thankful Days Project – Day 19 : In My Daughter’s Eye
When I went home today back from work, I was so exhausted. Facing too many issues during the day. But then in the afternoon, I had a little chat with my daughter Najmi. She was telling me about her day, her friends. Just a regular stories, but her eyes were sparkling when she talked. Such a nice thing to know that this beautiful young girl is mine. Jadi teringat sama lagu yang indah banget dinyanyikan oleh Martina McBride.
Kadang saya berfikir, bahwa semua perempuan adalah somebody else’s daughter. Artinya, kalau kita sendiri tidak mau hal-hal buruk terjadi pada anak perempuan kita, seharusnya kita juga tidak melakukan hal yang sama pada anak perempuan orang lain kan ? Terus saya menghubungkan lagi dengan berita-berita heboh di tanah air soal video-video mesum yang melibatkan beberapa artis perempuan. Aduh..they’re somebody else’s daughter. Gimana perasaan ibunya. Kecil ditimang-timang, sudah besar dihujat satu negara.
Nak..Nak.. jaga diri baik-baik. It’s a crazy world out there.
(Try to see the video by clicking the title)
In My Daughter’s Eye by Martina McBride
In my daughter’s eyes I am a hero
I am strong and wise and I know no fear
But the truth is plain to see
She was sent to rescue me
I see who I wanna be
In my daughter’s eyes
In my daughter’s eyes everyone is equal
Darkness turns to light and the
world is at peace
This miracle God gave to me
gives me strength when I am weak
I find reason to believe
In my daughter’s eyes
And when she wraps her hand
around my finger
It puts a smile in my heart
Everything becomes a little clearer
I realize what life is all about
It’s hangin’ on when your heart
has had enough
It’s giving more when you feel like giving up
I’ve seen the light
It’s in my daughter’s eyes
In my daughter’s eyes I can see the future
A reflection of who I am and what will be
Though she’ll grow and someday leave
Maybe raise a family
When I’m gone I hope you see how happy
she made me
For I’ll be there
In my daughter’s eyes
