Juliequr's Blog

One Step Ahead to Happiness

365 Thankful Days Project – Day 205 : Aktivasi Otak Tengah

Membangun jembatan … itu yang saya tangkap dari hasil training aktivasi otak tengah yang diikuti oleh Ihsan dan Najmi selama dua hari penuh.

Bagi yang belum mengikuti trainingnya, tentu ada keragu-raguan, rasa tidak percaya atau kekhawatiran. Tapi ekspektasi saya juga tidak banyak, asal ada suatu metoda yang memang sudah proven bisa mengembangkan kemampuan anak-anak, tidak ada salahnya dicoba. Bukannya mau membiarkan anak-anak saya menjadi kelinci percobaan, tapi mengambil kesempatan untuk berkembang setelah melalui diskusi, dan membaca berbagai referensi, saya rasa sudah cukup untuk memantapkan keputusan saya dan suami untuk mengirimkan anak-anak ke training ini.

Dalam training ini, anak-anak diajarkan cara melakukan senam otak. Dan diharapkan setiap hari sebelum belajar, mereka bisa melakukan senam otak terlebih dulu. Gerakannya cukup simple sebenarnya, menggerakkan kedua bagian sisi tubuh dengan urutan tertentu. Tapi buat saya yang sudah mulai umur, ngikutinnya bikin jari-jari tangan rasanya mau terbelit  :)

Suasana dibikin serileks mungkin, karena katanya, otak mampu menyerap informasi dan berpikir paling maksimal jika kita dalam keadaan rileks. Karena hampir 80% memori kita tersimpan di alam bawah sadar. Dalam keadaan rileks, otak menghasilkan gelombang Alpha. Anak-anak diajak berpikir positif mengenai diri mereka.

Saya tidak tahu bagaimana proses pastinya, tapi salah satu metoda dalam aktivasi ini untuk meningkatkan konsentrasi dan daya fokus adalah dengan menutup mata anak-anak. Tujuannya adalah agar seluruh indra-indra mereka yang lain bekerja maksimal, karena sema ini mereka terbiasa percaya pada apa yang terlihat oleh mata saja. Dan memang setelah dua hari, anak-anak mulai terlihat lebih sensitif dan perasa.

Orang tua juga diajari bagaimana memasukkan sugesti positif kepada anak. Bahkan dengan cara hypnosleeping. Sepertinya menjanjikan, hanya belum sempat saya coba karena saat anak-anak sudah tertidur pulas di malam hari, saya pun sudah “hilang”  hihihi… tapi pasti akan saya coba.

Agar kedua sisi otak dapat bekerja maksimal, maka harus dibangun jembatan penghubung di antara keduanya. Inilah yang biasa disebut dengan aktivasi otak tengah. Bukan berarti ada sesuatu juga yang disebut otak tengah yang disetrum untuk dibikin bekerja seperti yang selama ini dibayangkan banyak orang. Kalau jembatan sudah terbangun, maka proses penyeberangan dari kedua sisi otak ini tentulah akan lebih mudah.

Jadi buat para orang tua yang masih bertanya-tanya tentang aktivasi otak tengah ini, gak ada salahnya dicoba. Mungkin sedikit berat di biayanya, but I think it’s worth it ..

May 5, 2011 - Posted by | Education, Effort, Learning | , ,

2 Comments »

  1. say..coba deh disearch pro kontra aktivasi otak tengah ini, marak banget dari tahun lalu..

    Comment by hilsya | May 12, 2011 | Reply

  2. iya nih, kemarin sblm anak-anak ikut memang udah di search sana sini termasuk by google. Memang sempat mikirin efek negatifnya juga. Tapi sblm mulai kmrn, aku nanya dulu sama trainernya, ini anak-anak mau diapain dan metodenya bagaimana. Setelah cukup interogasinya dan dirasa baik untuk dicoba, gak ada yang aneh-aneh atau gak masuk akal, baru ikut. Kalau anak-anak sih hepi banget karena memang metodenya yang dibikin fun.

    Trus masalah manfaatnya, lebih ke jangka panjang. Bukan berarti anak-anak mendadak pinter juga sih, tp mereka jadi tau harus apa kalau sedang under pressure atau stress dan lebih fokus ke sisi-sisi positif mereka yang lain.

    Comment by juliequr | May 20, 2011 | Reply


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.